Apakah yang Dimaksud dengan Organisme Uniseluler dan Multiseluler?

Kali ini, saya akan membahas tentang istilah biologi lagi nih! Tentu saja istilah ini juga akan kita butuhkan dalam pelajaran biologi. Sobat biasanya akan menemui istilah ini dalam materi klasifikasi yang membahas beberapa organisme.

Jadi, Apa yang Dimaksud Uniseluler?

Uniseluler adalah organisme bersel satu, atau tunggal. Organisme uniseluler biasanya hidup dengan 2 cara, yaitu secara individual, dan berkoloni (berkumpul). Organisme uniseluler lebih sederhana daripada organisme multiseluler.

Organisme uniseluler, tentunya akan menjalani hidupnya dengan satu sel untuk mengatur seluruh aktifitasnya. Seperti respirasi, sintesis protein, penyimpanan makanan, semua hal ini dilakukan dalam satu sel saja.

Karena hanya memiliki satu sel, tentunya organisme uniseluler memiliki ukuran mikroskopis, meskipun terdapat beberapa yang memiliki ukuran makroskopis.

Contoh Organisme Uniseluler

Setelah mengerti tentang definisi uniseluler, lalu apakah contoh organisme uniseluler? Organisme uniseluler meliputi beberapa kingdom, yaitu seluruh organisme dalam Kingdom Monera, beberapa organisme dari Kingdom Protista, dan beberapa organisme dari Kingdom Fungi.

Contoh Uniseluler dari Protista :
Desmid, Organisme Uniseluler
Desmid, Organisme Uniseluler
Desmid, termasuk divisi ganggang hijau (Charophyta). Desmid bisa ditemukan di celah antara lumut sphagnum pada rawa-rawa. Karena lumut sphagnum memberikan lingkungan yang ideal bagi organisme ini. Desmid yang berukuran besar dapat dilihat dengan mata telanjang sobat!

Definisi Multiseluler

Organisme multiseluler merupakan kebalikan dari organisme uniseluler, yaitu adalah organisme yang memiliki beberapa sel dalam tubuhnya (jamak). Organisme multiseluler memiliki ukuran yang lebih besar dari organisme uniseluler, sehingga organisme multiseluler dapat dilihat dengan mata telanjang.

Organisme multiseluler memiliki struktur yang lebih kompleks dari organisme uniseluler.

Contoh Organisme Multiseluler

Organisme multiseluler, meliputi beberapa kingdom, yaitu beberapa organisme dalam Kingdom Protista, beberapa organisme dari kingdom fungi, kingdom animalia, dan kingdom plantae.

Contoh Organisme multiseluler :
Basidiomycota sebagai multiseluler
Basidiomycota sebagai multiseluler
Divisi Basidiomycota merupakan organisme multiseluler karena tersusun oleh banyak sel.

Amfibi termasuk multiseluler
Amfibi juga multiseluler
Kelas amfibi juga termasuk multiseluler loh sobat! Sebenarnya, organisme multiseluler ini meliputi seluruh organisme dalam kingdom plantae dan animalia!

Perbedaan Antara Uniseluler dan Multiseluler

Dengan definisi diatas, kita bisa simpulkan beberapa perbedaan dari organisme uniseluler dan multiseluler, yaitu :

  1. Organisme uniseluler memiliki 1 sel sedangkan multiseluler memiliki beberapa sel.
  2. Organisme uniseluler biasanya berukuran mikroskopis, sedangkan multiseluler memiliki ukuran makroskopis.
  3. Organisme uniseluler tidak memiliki jaringan, organ, dan sistem organ, hal ini karena uniseluler hanya tersusun oleh satu sel, sehingga tidak bisa membentuk 3 hal tersebut.
Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
September 13, 2015 at 1:58 PM

Selamat siang.
Saya ryan, dari Mataram (NTB), Minta bantuannya, ada pertanyaan: "Jelaskan mengapa organisme yang berukuran besar umumnya HANYA memiliki jumlah sel yang lebih banyak tetapi tidak memiliki yang lebih besar jika dibandingkan dengan organisme yang lebih kecil?
Minta tolong di jawab gan. Makasih sebelumnya.

Reply
avatar

Jangan lupa untuk berkomentar ya!
Tapi, jangan sertakan link aktif! Apalagi ngespam..
ConversionConversion EmoticonEmoticon